Anggaran 24,6 Milyard Revittilasi Alun Alun Sidoarjo, Abah Bandi Merasa Kecewa

0
IMG-20251207-WA0040
Bagikan

SIDOARJO, Radar Patroli – kontraktor di duga menyepelekan progres pekerjaan, tuai rasa kecewa nampak raut dari Bupati Sidoarjo H. Subandi muram saat Sidak progres revitalisasi Alun-alun Sidoarjo, Jumat. (5/12). Proyek revitalisasi dengan anggaran Rp. 24,6 milyar itu masih belum sepenuhnya terlihat selesai. Padahal tinggal sepuluh hari lagi sisa waktu kontrak kerja proyek itu berakhir. Tepatnya tanggal tanggal 15 Desember 2025 besok PT Samudra Anugrah Indah Permai sudah harus serah terima pengerjaan kepada Pemkab Sidoarjo.

Bupati H. Subandi yang didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan/DLHK Sidoarjo Bahrul Amig mengatakan revitalisasi Alun-alun Sidoarjo sudah ditunggu masyarakat banyak. Namun progresnya sampai saat ini sangat mengecewakan. Bahkan ia tidak yakin akan selesai sesuai kontrak kerja yang disepakati bersama.

“Saya lihat ini tidak 20 devisasi, wong kelihatan acak-acakan kok devisiasi 20 persen, waktu tinggal sepuluh hari,” ucapnya.

Oleh karenanya Bupati H. Subandi meminta Kepala DLHK Sidoarjo Bahrul Amig benar-benar melakukan pengawasan terhadap proyek revitalisasi Alun-alun Sidoarjo tersebut. Ia tidak ingin nantinya masyarakat Sidoarjo kecewa terhadap pengerjaan Alun-alun Sidoarjo. Pasalnya Alun-alun Sidoarjo merupakan jujugan warga Sidoarjo untuk beraktivitas.

“Alun-alun ini akan dirasakan semua warga Sidoarjo, jangan sampai anggaran yang begitu besar yang dikeluarkan pemerintah daerah namun realita, keinginan masyarakat Sidoarjo yang memiliki Alun-alun ternyata kecewa,” ucapnya.

H. Subandi mengatakan proyek revitalisasi Alun-alun Sidoarjo menjadi salah satu proyek yang langsung mendapatkan pengawasan dari Inspektorat pusat. Oleh karenanya ia mewanti-wanti kepada pihak-pihak yang terlibat langsung untuk tidak main-main terhadap proyek tersebut. Ia akan mempersilahkan Aparat Penegak Hukum/APH memeriksa jika nantinya proyek revitalisasi Alun-alun Sidoarjo terindikasi berjalan tidak sesuai aturan.

“Sidoarjo ini langganan KPK pak, sampai kapan, nek wong Sidoarjo jek gelem dulinan seperti ini, sudah kita kasi kesempatan APH, silahkan masuk, saya bupati siap, silahkan masuk, cek semuanya, biar tidak ada permainan di Sidoarjo,”kita akan perketat, dan awasi terhadap pekerjaan yang di lakukan pihak kontraktior, sehingga kedepannya tidak asal asalan dan menghasilkan kwalitas bagus tegasnya. Git/mas/ yusf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!