Anggota Pansus DPRD Kota Probolinggo Soroti Pengadaan Seragam Dan Perbaikan Sekolah

0
a712bbdd-0354-4221-a009-4b2474bb61ec
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com –

Anggota Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Probolinggo, Robit Riyanto, menyampaikan sejumlah catatan penting dalam rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) terkait sektor pendidikan. Dalam rapat tersebut, berbagai masukan disampaikan oleh anggota Pansus kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya Dinas Pendidikan. Rabu (08/04/2026).

Robit Riyanto menjelaskan bahwa waktu pembahasan dalam rapat memang cukup terbatas karena hanya difokuskan pada satu dinas hingga pukul 02.00. Meski demikian, para anggota Pansus tetap memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memberikan berbagai masukan penting terkait program pendidikan yang dinilai masih perlu perbaikan dan perhatian lebih lanjut.

Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah terkait pengadaan seragam sekolah bagi siswa. Menurut Robit, jumlah pengadaan seragam yang semula direncanakan mencapai sekitar seribu lebih, kini mengalami penurunan menjadi sekitar empat ratus hingga tujuh ratus paket. Hal ini menimbulkan pertanyaan dari anggota Pansus karena dikhawatirkan tidak semua siswa yang berhak bisa menerima bantuan tersebut.

“Kami menyoroti terkait pengadaan seragam yang awalnya sekitar seribu sekian, namun kini menjadi sekitar empat ratus sekian hingga tujuh ratus sekian. Ini tentu akan kami tanyakan kembali agar usulan tersebut bisa diupayakan sehingga seluruh siswa yang berhak dapat menerima bantuan,” ujar Robit Riyanto.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa bantuan seragam bagi siswa seharusnya menjadi program yang dapat dinikmati oleh seluruh penerima yang memenuhi kriteria. Oleh karena itu, pihaknya akan menelusuri kembali mekanisme pendataan agar program tersebut bisa tepat sasaran dan tidak ada siswa yang terlewat.

Robit juga menyampaikan bahwa pihak Pansus akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan apakah masih ada peluang agar jumlah bantuan tersebut dapat ditingkatkan. Jika masih memungkinkan, Pansus akan mendorong agar usulan tersebut dapat diakomodasi demi kepentingan para siswa.

Selain itu, perhatian lain yang disampaikan dalam rapat tersebut adalah terkait kondisi infrastruktur sekolah, khususnya bangunan sekolah yang mengalami kerusakan berat. Menurut Robit, perbaikan sarana pendidikan menjadi hal yang sangat penting agar proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik dan nyaman.

Ia mengungkapkan bahwa pada tahun anggaran 2026 terdapat lebih dari 40 sekolah yang direncanakan akan mendapatkan program rehabilitasi bangunan, baik kategori kerusakan berat maupun sedang. Namun demikian, Pansus mendorong agar prioritas utama diberikan pada sekolah yang mengalami kerusakan berat.

“Untuk rehab sekolah yang rusak berat maupun sedang, tahun 2026 insyaallah ada lebih dari 40 sekolah yang akan dikerjakan. Namun yang kami tekankan adalah prioritas pada kerusakan berat, khususnya untuk sekolah tingkat SD dan SMP,” jelasnya.

Menurut Robit, perbaikan fasilitas pendidikan merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan di daerah. Dengan kondisi sekolah yang layak, diharapkan kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung lebih optimal dan memberikan kenyamanan bagi siswa maupun tenaga pendidik.

Melalui pembahasan di Pansus DPRD Kota Probolinggo ini, diharapkan berbagai program di sektor pendidikan dapat terus diperbaiki dan disempurnakan. DPRD juga berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan memberikan masukan kepada pemerintah daerah agar kebijakan yang diambil benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.

Penulis : Sayful

    Editor : Yuris

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!