DLH Kota Probolinggo Gaungkan Aksi Hijau, Tanam 100 Pohon Kayu Putih Di Hari Bumi 2026

0
69c9ff70-833c-4793-b767-ba28806df774
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com –

Dalam semangat memperingati Hari Bumi 2026, Pemerintah Kota Probolinggo mengambil langkah konkret dengan menggelar aksi penanaman pohon sebagai bentuk komitmen menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan ekosistem kota.

Pemerintah Kota Probolinggo menggelar aksi penanaman 100 bibit pohon kayu putih (Melaleuca leucadendra) pada Jumat (24/4) di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kedopok. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pengelolaan keanekaragaman hayati sekaligus pengembangan kapasitas kelembagaan dan sumber daya manusia di bidang lingkungan hidup.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, bersama sekitar 50 peserta yang terdiri dari kepala perangkat daerah, camat, lurah se-Kota Probolinggo, serta panitia pelaksana.

Kepala DLH Kota Probolinggo, Retno Wandansari menjelaskan, bibit kayu putih yang ditanam berasal dari KPH Pasuruan. Ia menuturkan, kegiatan ini tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga merupakan langkah nyata dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan.

Retno menambahkan, dari total 1.000 pohon kayu putih yang disiapkan, sebanyak 100 pohon ditanam di RTH Kedopok, sementara sisanya akan didistribusikan ke sejumlah titik strategis di wilayah kota dengan mempertimbangkan kondisi lahan serta karakteristik pertumbuhan akar.

“Jenis kayu putih dipilih karena memiliki kandungan atsiri yang tinggi serta manfaat ekologis yang baik. Kami juga mengajak masyarakat untuk mulai mengelola sampah secara terpadu dari rumah dengan memilah sampah sejak dini,” imbuhnya.

Sementara itu, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menyampaikan bahwa pemilihan lokasi RTH Kedopok bukan tanpa alasan. Menurutnya, kawasan tersebut memiliki kondisi air tanah yang cukup tinggi, yakni sekitar 11–13 meter, sehingga sangat mendukung daya serap air dan pertumbuhan tanaman.

“Area Kedopok memiliki potensi serapan air yang sangat baik, sehingga pohon yang ditanam dapat tumbuh optimal dan berfungsi sebagai biopori alami. Ke depan, dalam lima tahun kami menargetkan penanaman hingga satu juta pohon di Kota Probolinggo,” tegasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, pejabat dari Direktorat Pengurangan Sampah dan Pengembangan Ekonomi Sirkular, Kementerian Lingkungan Hidup, Aisyah Syafei. Ia menyampaikan bahwa program penanaman pohon ini merupakan bagian dari gerakan nasional dalam memperingati Hari Bumi 2026.

“Kegiatan ini adalah bagian dari program kementerian yang dilakukan secara bertahap, dengan target penanaman seribu pohon kayu putih. Kami mengapresiasi Kota Probolinggo yang terlihat bersih dan asri. Program yang sudah berjalan, seperti BERSOLEK, diharapkan terus dilanjutkan dan dipantau secara konsisten,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Probolinggo berharap semangat menjaga bumi tidak berhenti pada seremoni, tetapi tumbuh menjadi kebiasaan sehari-hari masyarakat. Dari satu pohon yang ditanam, diharapkan lahir seribu kesadaran baru untuk merawat lingkungan demi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kota 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!