Lima Hari Penuh Kreativitas, C-PRO Got Talent 2026 Resmi Dimulai Di Kota Probolinggo 

0
IMG-20260413-WA0072
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com –

Suasana berbeda tampak di kawasan Kampung Seni, Jalan Hayam Wuruk, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, pada Senin (13/4). Lokasi yang biasanya tenang itu mendadak dipenuhi ratusan pelajar yang antusias mengikuti C-PRO Got Talent Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat SD/MI hingga SMP/MTs sederajat. Energi kreativitas dan semangat kompetisi terasa kuat sejak awal acara dimulai.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, dan dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Timur Praptono, Ketua TP PKK Kota Probolinggo Evariani Aminuddin, Wakil Ketua DPRD Santi Wilujeng, serta anggota DPRD Isah Junaidah. Pembukaan berlangsung meriah, diawali dengan penampilan Tari Seser yang memukau dan berhasil menyita perhatian para hadirin.

Dalam sambutannya, Praptono memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen dunia pendidikan di Kota Probolinggo. Ia menyoroti kedisiplinan siswa serta inovasi luar biasa dari SMP Negeri 9 Kota Probolinggo yang tengah menginisiasi program seribu karya tulis siswa. Menurutnya, lebih dari 500 karya yang telah dicetak menjadi bukti nyata keseriusan dalam membangun budaya literasi di kalangan pelajar.

“Ini adalah kerja keras yang luar biasa. Bahkan lebih dari 500 karya sudah berhasil dicetak. Ini menunjukkan komitmen kuat dalam membangun budaya literasi di kalangan pelajar,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan seperti C-PRO Got Talent merupakan bentuk sinergi nyata antara pemerintah daerah dan dunia pendidikan dalam menghadirkan pendidikan yang bermutu. Ia juga menekankan pentingnya keseimbangan antara aspek akademik, seni, budaya, dan olahraga dalam membentuk karakter siswa.

Sementara itu, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin memberikan motivasi kepada para peserta agar menjadikan ajang ini sebagai ruang untuk menggali dan menampilkan potensi terbaik mereka. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya sekadar perlombaan, melainkan sarana pelestarian budaya lokal sekaligus penguatan karakter generasi muda.

Ia juga menyoroti salah satu cabang lomba, yakni Tari Jaran Bodag, sebagai warisan budaya takbenda yang menjadi identitas khas Kota Probolinggo. Melalui kegiatan ini, para pelajar diharapkan tidak hanya mampu tampil percaya diri, tetapi juga memiliki rasa cinta terhadap budaya daerahnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Probolinggo, Siti Romlah, menambahkan bahwa ajang ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kreatif, berbudaya, dan percaya diri.

“Dengan kegiatan ini, kita ingin anak-anak Kota Probolinggo tidak hanya pintar, tetapi juga berkarakter dan memiliki kepekaan terhadap budaya,” tuturnya.

C-PRO Got Talent 2026 dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 13 hingga 17 April 2026, dengan melibatkan ratusan peserta dari berbagai sekolah di Kota Probolinggo. Ajang ini diharapkan menjadi ruang inspiratif sekaligus panggung bagi lahirnya talenta-talenta muda yang siap mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kota 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!