Musorkab KONI Kabupaten Probolinggo Tetapkan Reno Handoyo sebagai Ketua Umum Secara Aklamasi

0
bff2c67d-b110-499c-aa8f-17962b4c133d
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com

Kepemimpinan baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Probolinggo resmi dimulai. Melalui Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) yang berlangsung di Gedung Madakaripura Lantai 5, Kantor Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Sabtu (1/8/2026), Reno Handoyo dipercaya secara aklamasi untuk menahkodai KONI Kabupaten Probolinggo periode 2026–2030 setelah memperoleh dukungan mayoritas dari cabang olahraga peserta Musorkab.

Reno Handoyo akan memimpin KONI Kabupaten Probolinggo selama empat tahun ke depan menggantikan H. Zainul Hasan yang telah mengakhiri masa jabatannya sebagai Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo.

Proses pemilihan berlangsung tertib, lancar dan demokratis. Sidang Musorkab dipimpin oleh Muchlis selaku ketua sidang dengan didampingi Budi Eko Prasetyo dan Erfan Yulianto sebagai anggota sidang.

Dalam tahapan pencalonan, Reno Handoyo menjadi satu-satunya bakal calon yang memenuhi seluruh persyaratan administrasi. Ia juga memperoleh dukungan lebih dari 50 persen ditambah satu dari total 44 cabang olahraga (cabor) yang memiliki hak suara. Atas dasar tersebut, forum Musorkab secara resmi menetapkan Reno Handoyo sebagai Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo periode 2026–2030 secara aklamasi.

Dalam pemaparan visi dan misinya, Reno menegaskan komitmennya untuk membawa olahraga Kabupaten Probolinggo semakin maju, profesional, dan mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

Ia menargetkan terwujudnya tata kelola organisasi KONI yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada prestasi. Menurutnya, organisasi yang sehat merupakan fondasi utama dalam mencetak atlet-atlet berprestasi.

Selain itu, Reno akan memperkuat sistem pembinaan atlet sejak usia dini guna menciptakan regenerasi atlet yang berkelanjutan. Peningkatan kualitas pelatih dan pengurus cabang olahraga juga menjadi salah satu prioritas melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan.

Tak hanya berfokus pada pembinaan prestasi, Reno juga mengusung pengembangan “sport tourism” atau wisata olahraga secara berkelanjutan. Program tersebut diharapkan mampu menghadirkan berbagai event olahraga yang tidak hanya meningkatkan prestasi atlet, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata Kabupaten Probolinggo.

Untuk mendukung berbagai program tersebut, Reno berkomitmen membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, investor, dan sektor industri agar turut berkontribusi dalam pengembangan olahraga melalui program kemitraan maupun tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

“KONI tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan agar pembinaan atlet berjalan maksimal dan prestasi olahraga Kabupaten Probolinggo terus meningkat,” ujar Reno saat menyampaikan visi dan misinya.

Terpilihnya Reno Handoyo secara aklamasi menjadi awal babak baru bagi dunia olahraga Kabupaten Probolinggo. Dengan estafet kepemimpinan dari H. Zainul Hasan kepada Reno Handoyo, diharapkan KONI semakin solid, profesional, serta mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mengharumkan nama Kabupaten Probolinggo di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.

Reporter : Sayful

     Editor : Yuris

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!